Hallo teman-teman! Di blog ini aku akan membahas mengenai sedikit tentang siklus akuntansi. Untuk memahaminya, mari kita simak artikel berikut ini. Semoga bermanfaat ya teman-teman!
HAPPY READING!


PENGERTIAN DAN TUJUAN AKUNTANSI

Akuntansi adalah proses identifikasi, pengukuran, dan komunikasi dari informasi-informasi ekonomi untuk menghasilkan pertimbangan dan keputusan-keputusan dari pemakai informasi tersebut. Tujuan dari akuntansi adalah untuk memberikan informasi yang diperlukan bagi pihak yang membutuhkan informasi dari akuntansi terhadap suatu usaha.


CONTOH TRANSAKSI

Tuan  Hadi mendirikan perusahaan angkutan minyak tanah yang diberi nama Hadi Jaya.Transaksi yang terjadi selama bulan September 2013 adalah sebagai berikut.
Sept.     1.Tuan Hadi menginvestasikan uangnya sebesar Rp400.000.000,00 ke       dalam   perusahaan yang dikendalikan sendiri.
                       4.Dibeli sebuah truk bekas pakai Rp24.000.000,00 dan langsung                                    dibayar.
                       8.Dibeli secara kredit perlengkapan truk dari Toko Rezeki seharga                                   Rp600.000,00.
                       12.Diterima hasil jasa angkutan RP7.000.000,00.
                       16.Dibayar utang kepada Toko Rezeki Rp600.000,00.
                       20.Dibayar sewa gudang Rp500.000,00.
             24.Dibeli perlengkapan seharga Rp575.000,00 dari jumlah tersebut                       dibayar tunai Rp475.000,00 dan sisanya dibayar bulan depan.
                       28.Dibayar beban telepon sebesar Rp30.000,00.
             30.Untuk kepentingan keluarga Tuan Hadi mengambil dari kas                   perusahaan Rp670.000,00.
                             

PENGERTIAN JURNAL UMUM

Jurnal umum adalah formulir khusus yang dipaki untuk mencatat setiap bukti transaksi pendebitan dan pengkreditan secara kronologis beserta penjelasan-penjelasan yang diperlukan dari transaksi-transaksi tersebut. Jurnal umum dibuat oleh perusahaan setiap hari selama terdapat transaksi dalam perusahaan. Adapun bentuk dari jurnal umum sebagai berikut.
Tanggal

No. Bukti
Akun
Ref
Debit
Kredit








Untuk melakukan penjurnalan dengan benar, maka masing-masing kolom dalam jurnal harus diisi denagn tepat, sebagai berikut.
  a)  Kolom tanggal diisi dengan bulan, tahun, dan tanggal terjadinya transaksi yang disusun menurut urutan.
  b)   Nomor bukti diisi dengan nomor bukti transaksi, misalnya faktur dan nomor cek.
  c)  Pada kolom akun, debit, dan kredit saling berkaitan satu sama lainnya.
1)     Pada kolom akun ditulis akun yang bersangkutan, di mana nama akun yang didebit lebih dulu ditulis dan jumlahnya dimasukkan ke dalam kolom debit.
2)     Nama akun yang dikredit ditulis dibawah akun yang didebit, tetapi agak ke kanan dan jumlah yang bersangkutan ditulis di kolom kredit sesuai nominalnya.
  d)   Kolom ref diisi dengan nomor kode akun pada saat data pos jurnal yang bersangkutan dipindahkanbukukan ke dalam buku besar.


CONTOH JURNAL UMUM SESUAI DENGAN CONTOH TRANSAKSI DIATAS



PERUSAHAAN HADI JAYA
JURNAL UMUM
PERIODE BULAN SEPTEMBER TAHUN 2013
HAL: 01
TANGGAL
NO.BUKTI
KETERANGAN
REF
DEBIT
KREDIT
2013
1

Kas

 Rp  400.000.000

SEPTEMBER


          Modal


 Rp 400.000.000



 (Investasi uang)




4

Peralatan

 Rp 24.000.000




          Kas


 Rp 24.000.000



(Membeli truk bekas)




8

Perlengkapan

 Rp 600.000




           Utang usaha


 Rp 600.000



(Membeli perlengkapan truk,kredit)




12

Kas

 Rp 7.000.000




          Pendapatan jasa


 Rp 7.000.000



(Menerima hasil jasa angkutan)




16

Utang usaha

 Rp 600.000




          Kas


 Rp 600.000



(Membayar utang)




20

Beban sewa

 Rp 500.000




          Kas


 Rp 500.000



(Membayar sewa gedung)




24

Perlengkapan

 Rp 575.000




          Kas


 Rp 475.000



          Utang usaha


Rp 100.000



(Membeli perlengkapan,kredit)




28

Beban telepon

Rp 30.000




         Kas


Rp. 30.000



(Membayar beban telepon)




30

Prive

Rp 670.000




          Kas


Rp 670.000



(Mengambil uang untuk pribadi)






Jumlah
Rp 433.975.000
Rp 433.975.000



RUANG LINGKUP BUKU BESAR

       Buku besar adalah kumpulan akun-akun yang disusun sedemikian rupa sehingga bentuk buku besar adalah bentuk akunnya sendiri. Dalam kegiatan akun tansi buku besar memiliki berbagai fungsi. Adapun fungsi dari buku besar, sebagai berikut.
  a)     Untuk meringkas data transaksi yang telah dicatat dalam jurnal.
  b)    Wadah untuk menggolongkan data keuangan dan mengetahui jumlah atau keadaan        rekening yang telah terjadi.
  c)     Sebagai dasar penggolongan transaksi yang telah dicatat dalam jurnal.
  d)     Sebagai data dan sumber informasi untuk menyusun laporan keuangan.

      Seperti yang diketahui  bahwa buku besar merupakan kumpulan akun. Akun apasaja yang terdapat dalam buku besar? Akun dalam buku besar dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1)     Akun sementara (temporary account)
Akun sementara (temporary account) biasa disebut akun nominal, yaitu akun yang yang saldonya akan berakhir dalam satu periode. Pelaporannya dalam bentuk laporan laba rugi. Adapun jenis akun yang merupakan akun sementara, terdiri darinpendapatan dan beban.
2)     Akun permanen (real account)
Akun permanen adalah akun yang saldonya berlanjut dari satu periode ke periode selanjutnya. Pelaporan akun ini terdapat dalam neraca. Jenis akun yang termasuk dalam akun permanen, terdiri dari aktiva (harta), kewajiban (utang), dan ekuitas (modal).

      Buku besar yang dapat digunakan untuk melakukan kegiatan pemindahbukuan dalam kegiatan  akuntansi terdiri dari berbagai bentuk. Dimana bentuk-bentuk buku besar yang sering digunakan dalam kegiatan akuntansi, sebagai berikut.

  1)     Bentuk T
Akun bentuk T yang sederhana ini digunakan untuk mempermudah dalam mengenalkan bentuk dan cara pencatatan transaksi yang akan dicatat pada sisi debit dan sisi kredit. Pada akun bentuk T ini hanya perlu menuliskan tanggal kejadian transaksi dan jumlah uang yang ada dalam transaksi.

  2)     Skontro 2 kolom
Skontro adalah bentuk buku besar sebelah-menyebelah atau disebut dua kolom. Pada dasarnya akun bentuk skontro sama dengan akun T (sederhana), bedanya dalah pada bentuk skontro dilengkapi dengan kolom tanggal, keterangan, reference, dan kolom jumlah, baik di bagian debit maupun kreditnya. Berikut adalah contoh buku besar bentuk skontro 2 kolom.

Nama akun :
Tanggal

Keterangan
Ref
Debet
Tanggal

Keterangan
Ref
Kredit











  3)     Stafel 3 kolom
Bentuk stafel 3 kolom biasa juga disebut bentuk saldo tunggal (single balance ledger). Pada akun bentuk saldo tunggal, penentuan saldo dari akun ditentukan setiap terjadi transaksi. Berikut adalah contoh buku besar bentuk saldo tunggal.

Nama akun :                                                                                         Nomor akun :
Tanggal

Keterangan
Ref
Debit
Kredit
Jumlah








4)     Stafel 4 kolom
Pada prinsipnya akun saldo rangkap (saldo ganda) sama dengan pencatatan saldo tunggal. Perbedaannya hanya terletak pada kolom saldo terdiri atas debit dan kredit. Berikut adalah contoh stafel 4 kolom dalam buku besar.

Nama akun :

Tanggal


Keterangan

Ref

Debit

Kredit

Saldo


















CONTOH BUKU BESAR SESUAI DENGAN JURNAL UMUM DIATAS

PERUSAHAAN HADI JAYA
BUKU BESAR
PERIODE BULAN SEPTEMBER TAHUN 2013
Nama akun : Kas
No akun : 111
TANGGAL
KETERANGAN
REF
DEBET
KREDIT
SALDO
DEBET
KREDIT
2013
1
Investasi uang
Ju-01
Rp 400.000.000

Rp 400.000.000

SEPT
4
Membeli truk bekas
Ju-01

Rp 24.000.000
Rp 376.000.000


12
Menerima hasil jasa angkutan
Ju-01
Rp 7.000.000

Rp 383.000.000


16
Membayar utang
Ju-01

Rp 600.000
Rp 382.400.000


20
Membayar sewa gedung
Ju-01

Rp 500.000
Rp 381.900.000


24
Membeli perleengkapan,kredit
Ju-01

Rp 475.000
Rp 381.425.000


28
Membayar beban telepon
Ju-01

Rp 30.000
Rp 381.395.000


30
Mengambil uang untuk pribadi
Ju-01

Rp 670.000
Rp 380.725.000









Nama akun : Perlengkapan
No akun : 112
TANGGAL
KETERANGAN
REF
DEBET
KREDIT
SALDO
DEBET
KREDIT
2013
8
Membeli perlengkapan truk,kredit
Ju-01
Rp 600.000

Rp 600.000

SEPT
24
Membeli perlengkapan,kredit
Ju-01
Rp 575.000

Rp 1.175.000









Nama akun : Peralatan
No akun : 113
TANGGAL
KETERANGAN
REF
DEBET
KREDIT
SALDO
DEBET
KREDIT
2013
4
Membeli truk bekas
Ju-01
Rp 24.000.000

Rp 24.000.000

SEPT







Nama akun : Utang usaha
No akun : 211
TANGGAL
KETERANGAN
REF
DEBET
KREDIT
SALDO
DEBET
KREDIT
2013
8
Membeli perlengkapan truk,kredit
Ju-01

Rp 600.000

Rp 600.000
SEPT
16
Membayar utang
Ju-01
Rp 600.000


Rp 0

24
Membeli perlengkapan,kredit
Ju-01

Rp 100.000

Rp 100.000








Nama akun : Modal Tn. Shakti
No akun : 311
TANGGAL
KETERANGAN
REF
DEBET
KREDIT
SALDO
DEBET
KREDIT
2013
1
Investasi uang
Ju-01

Rp 400.000.000

Rp 400.000.000
SEPT







Nama akun : Prive Tn. Shakti
No akun : 312
TANGGAL
KETERANGAN
REF
DEBET
KREDIT
SALDO
DEBET
KREDIT
2013
30
Mengambil uang untuk pribadi
Ju-01
Rp 670.000

Rp 670.000

SEPT







Nama akun : Pendapatan jasa
No akun : 411
TANGGAL
KETERANGAN
REF
DEBET
KREDIT
SALDO
DEBET
KREDIT
2013
12
Menerima hasil jasa angkutan
Ju-01

Rp 7.000.000

Rp 7.000.000
SEPT







Nama akun : Beban telepon
No akun : 511
TANGGAL
KETERANGAN
REF
DEBET
KREDIT
SALDO
DEBET
KREDIT
2013
28
Membayar beban telepon
Ju-01
Rp 30.000

Rp 30.000

SEPT







Nama akun : Beban sewa
No akun : 512
TANGGAL
KETERANGAN
REF
DEBET
KREDIT
SALDO
DEBET
KREDIT
2013
20
Membayar sewa gedung
Ju-01
Rp 500.000

Rp 500.000

SEPT










POSTING KE BUKU BESAR


       Posting adalah pemindahan angka-angka dari jurnal ke buku besar (memindahkan angka-angka dalam kolom debit dan kredit dari jurnal ke buku besar). Dengan kata lain, posting merupakan kegiatan pemindahbukuan. Untuk melakukan kegiatan posting ke buku besar, yang perli diperhatikan adalah ketelitian dalam pemindahan jumlah dan pencatatan di sisi debit atau kredit suatu akun.
       
Proses pemindahan dari jurnal ke buku besar (posting) dilakukan dengan langkah, sebagai berikut.
  1)     Tanggal jurnal dipindahkan pada kolom tanggal buku besar.
  2)     Halaman jurnal dipindahkan pada kolom ref buku besar. Misalnya JU-01 berarti             posting buku besar berasal dari jurnal umum halaman satu.
33)     Jumlah pada jurnal dipindahkan ke buku besar sesuai dengan rekening yang                   bersangkutan. Jumlah debit jurnal ditempatkan pada debit buku besar dan jumlah           kredit jurnal ditempatkan pada kredit buku besar.
  4)     Kolom ref jurnal diisi dengan nomor kode rekening buku besar yang digunakan.






Komentar

Postingan populer dari blog ini